7 Fakta Menarik tentang Lampung

Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum begitu mengenal provinsi yang terletak di ujung selatan pulau Sumatera ini. Berikut penulis sajikan tujuh fakta menarik tentang Lampung. Semoga bisa menambah pengetahuan kalian tentang Lampung ya.

1. Banyak orang masih tidak mengenal provinsi Lampung. Banyak yang mengira Lampung bagian dari Provinsi Sumatera Selatan. Soalnya provinsi yang disebut-sebut sebagai Gerbang Sumatera ini dulunya memang bagian dari provinsi Sumatera Selatan, namun sejak ada pemekaran wilayah, Lampung menjadi sebuah provinsi sendiri.

2. Dimana-mana orang Jawa. Orang Lampung di mana? Orang Lampung di Lampung adalah minoritas. Miris. Tapi memang begitulah faktanya. Bahkan, menurut wikipedia, orang Jawa di Lampung ada sebanyak 63,8% sementara orang Lampung hanya 12,8%. 

Ini akibat dari program transmigrasi yang dilakukan oleh Belanda saat penjajahan dulu. Untuk pemerataan jumlah penduduk, Belanda melakukan transmigrasi terhadap penduduk di pulau Jawa yang padat ke daerah-daerah tidak padat penduduk, termasuk Lampung. 

Selain itu, banyak orang Lampung sendiri yang lebih memilih untuk merantau ke pulau Jawa dan Palembang sehingga membuat orang Lampung di Lampung semakin sedikit. 

3. Di Lampung, tidak mudah menemukan orang-orang non muslim. Jumlah mereka sedikit. Muslim mayoritas di sini. Jika anda sejak kecil berada di Lampung lalu suatu saat merantau ke Jakarta misalnya, anda mungkin akan mengatakan, “wah banyak non muslim di sini”.

Lampung sendiri memang sangat dekat dengan Islam. Terlihat dari budaya dan adat istiadat di Lampung yang kental dengan nuansa Islam.

4. Orang yang merantau ke Lampung akan kesulitan menemukan orang yang berbahasa Lampung di Lampung, kecuali di tempat-tempat tertentu. Ini berkaitan dengan fakta yang dijelaskan sebelumnya bahwa orang Lampung sendiri adalah minoritas di Lampung.

Masyarakat di Lampung menggunakan bahasa Indonesia dan hanya sedikit yang menggunakan bahasa Lampung. Hanya orang Lampung yang menggunakan bahasa Lampung.

5. Bahasa gaul Indonesia di Lampung tidak menggunakan kata kalian, kami dan mereka. Untuk ketiga kata tersebut, menggunakan kata kamu orang, kita orang, dan dia orang.

Ketika saya di Lampung, saya kira kata kamu orang, kita orang dan dia orang adalah bahasa gaul yang lazim digunakan di seluruh Indonesia. Ternyata saya salah. Itu hanya digunakan di Lampung. Saya pun harus mulai membiasakan menggunakan kata kalian, kami dan mereka ketika saya berada di luar Lampung. 

6. Kita akan kesulitan menemukan restoran makanan khas Lampung di Lampung sendiri. Bahkan mungkin tidak ada. Di provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai ini justru yang menjamur adalah Rumah Makan Padang. Di sini makan nasi padang bisa setiap hari. Rumah Makan Padang di Lampung sangat digemari. Mungkin karena selera masyarakat Lampung yang satu selera dengan orang Padang membuat nasi Padang di sini laris manis. 

7. Bukan rahasia lagi kalau di Lampung banyak sekali tindak kejahatan pembegalan. Kalau masih ada yang bilang hidup di Jakarta itu keras, mereka pasti belum pernah ke Lampung. Kehidupan di Lampung lebih ekstrim daripada di Jakarta. Di Lampung banyak begal-begal berkeliaran. Bahkan begal-begal yang beroperasi di Jakarta banyak yang berasal dari Lampung. Seram. Jadi, hati-hati dan waspada ya saat naik motor di Lampung. 

Bahkan ada daerah-daerah di Lampung yang terkenal sebagai penghasil pembegal dan wilayah begal. Zona merah. Hati-hatilah saat lewat wilayah-wilayah ini. Kalau ada jalan lain, jangan lewat zona merah ini. 

Ada lelucon seperti ini. 

Bagaimana ceritanya begal dibegal? Niat membegal eh malah dibegal? Polisi yang mengejar begal, dibegal juga. Niat menghindari begal malah membegal gara-gara liat motor ninja lewat. Kan aneh?